Celoteh Sebelum Tidur

Hmmm….sudah lama sekali saya nggak berbenah di rumah saya yang satu ini. Maaf kalau saya jarang meng-update, pastinya kalian para follower blog ini sudah nggak sabar ya baca postingan saya yang terbaru *sok ngartis padahal nggak ada yang nungguin* . Iya, harap maklum saja ya, soalnya beberapa bulan terakhir saya sedang sibuk dengan kehidupan saya di dunia nyata.

Semenjak ibu meninggal awal Desember lalu, banyak hal yang terjadi dalam hidup saya. Bisa dibilang hidup saya berubah cukup drastis. Gimana nggak berubah, saat itu saya langsung resign dari studio komik Papillon dan kembali ke kota asal saya, Purwokerto. Sebagian mimpi yang sudah saya rancang pun harus saya hapus dan saya susun ulang. Jujur, terkadang rasanya masih nggak percaya kalau saya ini sudah menjadi piatu. Namun saya yakin Tuhan sudah punya skenario tersendiri untuk hidup saya dan apapun rencananya, Insyaallah itulah yang terbaik meskipun terkadang mungkin bukan yang kita inginkan. Akhirnya, saya pun berencana mencari pekerjaan di kota SATRIA saja agar bisa menemani dan mengurus bapak yang di usianya yang senja ini sering sakit-sakitan. Apalagi pertengahan Januari-Februari ini adik saya satu-satunya harus KKN di luar kota. Otomatis bapak bakalan sendirian. Saya pun sudah bersiap-siap angkat kaki dari kota ATLAS. Awal bulan Januari, saya sudah mengepak dan mengeluarkan semua barang-barang saya dari kamar kosan. Namun Lanjut membaca

Sabar dong….

Haiissshhh….Saya lagi sebal dan sedih. Iya, gimana nggak sebal coba, saya dah dari tadi siang mengupload file buat klien yang ratusan MB dan gagal di saat detik-detik terakhir. OMG, spechless dakuuhh… Filepun akhirnya saya upload ulang. Kali ini saya upload satu-satu aja (sebelumnya 4 file bersamaan), biar nanti kalau gagal lagi nggak nyesek-nyesek amat gitu. Ternyat benar, saat dah setengah jalan, tiba-tiba mati lampu dan koneksi terputus. #huft. Saya ulang lagi dan putus lagi. Alhamdulilah, untuk ke empat kalinya saya berhasil meng-upload dengan sukses, meskipun hanya 1 file page dari 9 pages yang harus dikirim. Tapi ya sudahlah, nggak apa-apa, anggap saja saya disuruh buat belajar bersabar (lagi).

Mungkin Tuhan ingin  buat nggak terburu-buru dan “serakah”. Kenapa? Ya itu tadi, saya tadinya kepengin upload sekaligus 4 pages, biar nggak bolak-balik gitu…tapi saya lupa kalau filenya itu ukuran besar dan koneksi inetnya akhir-akhir ini lagi sering eror. Jadi ya…gitu deh. Saat dah hampir selesai tiba-tiba koneksi terputus, apalagi nungguinnya setelah sekian lama gitu. Itu menyakitkan jendraaaaalllll… #fiuuhh…. Bukannya gimana, masalahnya kami lagi deadline. Kalau nggak keburu kan, bisa berabeh dong, apalagi kliennya sekelas VIZ MEDIA gitu…Untuk mengurangi kelemotan proses upload, semua komputer di studio pun haram untuk melakukan download maupun streaming

Jadi, daripada saya bengong, sambil menunggu proses upload selesai saya mendingan nulis aja deh. Sekali dayung, dua -tiga pulau terlampaui *halah.

Oh ya, untuk klien sekelas VIZ MEDIA, kami kalau mengirim file high res nggak pakai email tapi kami punya akun sendiri (lewat site khusus) untuk akses masuk ke komputer klien di luar negeri sono. Jadi, ketika kami mengupload dan mengirim file, maka file tersebut langsung masuk ke komputer klien. Klien nggak perlu mendownload lagi file tersebut. Saya nggak tahu deh, istilah untuk shared seperti itu namanya apa, tapi kalau saya bilang sih cara  kerjanya sama seperti cara kerja sharing file antar komputer lewat LAN, cuma bedanya yang ini komputer yang satu di Indo dan komputer yang lain di Amrik nun jauh di sana.

Alhamduliah, hingga tulisan ini selesai di ketik, 6 pages sudah terkirim. Hmmm…sisanya sepertinya dilanjut besok saja karena saya sudah capek dan harus segera pulang sebelum hujan turun lagi dan sebelum saya kehabisan jatah parkir sepeda motor hehehe…Jadi, inti moral postingan kali ini adalah, jangan terburu-buru karena terburu-buru itu sifat setan, dan bersabarlah karena sabar itu disayang sama Tuhan. Betul betul betul??? Sekian dari saya, selamat istirahat dan wassalam :)

Sakitnya di Tolak….

Bagus nggak fotonya?

Kalian pernah ngrasain yang namanya di tolak? Iya, ditolak alias nggak diterima. Gimana rasanya?  biasa aja, sakit hati, atau malah senang?  Ya…mungkin beraneka macam dah itu rasa campur aduk, apalagi kalau itu adalah penolakan pertama kali. Wah…pasti hari rasanya seperti hancur berkeping-keping atau bahkan ada yang pengin bunuh diri? *lebay* -___-”. Nah, dan sepertinya hari ini adalah giliran  saya untuk merasakan (lagi) rasa itu *eh . Yup, hari ini saya baru saja di TOLAK….iya, beneran, suer deh. Kalian pasti kaget kan? Kalau nggak percaya, tanya saja sama teman saya. Saya nggak bohong kok. Saya hari ini, tepatnya siang tadi baru saja ditolak, DITOLAK saudara-saudara. Dan salah satu alasan penolakan yang bikin saya shock adalah karena Lanjut membaca

Marry U…

Banyak janur kuning melengkung, itulah kesan pertama di bulan November. Yup, sepertinya banyak yang menikah di bulan ini. Bahkan tadi pas berangkat dari kos ke studio, melewati beberapa janur kuning sampai mobil berjanur kuning. Bulan November, musim hujan dan banyak yang nikah. Hmm….adakah hubungannya? I don’t know. Maybe yes or maybe not. Whatever the reason, I want to congrats for all my friends that got married in this month. I am really sorry if I couldn’t come to your wedding, but I hope you are all will have a happy married :)

Kalau wedding bouquet-nya beneran permen mah, mending di makan aja :p

Ngomongin soal pernikahan, teman saya pernah iseng melakukan survey kecil-kecilan. Menurut dia, mayoritas teman-teman perempuannya yang lahir tahun 1988 ingin menikah tahun depan. Well, I think It can be understood. Why? Karena tahun depan, kelahiran 1988 bakalan berada di umur 25 tahun. Nah, ini dia neh bedanya perempuan ma laki-laki. Karena umur 25 tahun buat wanita merupakan usia di mana kesehatan reproduksinya berada pada saat terbaik dan akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Tentu ini berbeda dengan pria Lanjut membaca

Some of My Stuffs….

around my room

Di postingan sebelumnya, di tanyain sama si Om Teguh Puja yang minta penampakan asli kosan saya. Tapi karena sepertinya kamar saya belum terlalu layak untuk di publish, maka untuk permulaan saya publish dulu beberapa “penghuni” kamar saya. Kebetulan kemarin jiwa fotografer saya lagi muncul, jadi setelah sedikit sentuhan  inilah beberapa penghuni kamar saya hehehehe… :D

Di gambar yang sebelah urutan searah jarum jam adalah:

1. My coffee. Yes, that’s my favorite coffee. Actually, that’s not hot coffee but cold coffee (maybe you know the brand name hehe). I ussually drink it almost every morning and/ evening. Yeah, I am a coffee addict :P

2. My star ornaments. I put it on my bedroom wall and it will glow in the darkness. I bought it when I came to POPCON ASIA in Jakarta. It was really cheap, 3 packs only Rp 10.000,- .  I gave one pack to my cousin and I still keep another one.

3. My board.  You can see, that are some pictures on it. On the TOP is my picture with my parent and another are my picture with my boyfriend and my friends.

4. My earphone. I love to listening music and when I listening at the night, I usually use that coz I don’t want to disturb my friends :)

Some of my stuffs

And the last picture is some of my stuffs on my table. It’s beside my bed. Maybe you will think that my table so disorganized. and I can understand that. Yeaaahh…but maybe that’s the art of my room hahhaha :P

Jadi, begitulah sebagian isi istana saya yang sempit. So, tell me what do you think about me and my room????

 

*Sssstt…saya bukannya lagi nge-sok tapi saya lagi belajar bahasa bule neh, jadi jangan di ketawain ya kalau grammarnya masih acak adut* :)

Kosku Istanaku

Aiihh…sudah lama nggak ngasih makan sama rumah ini. Kemarin mampir sebentar cuma buat ngasih cemilan doang *bersihin sarang laba-laba di pojokan dan mulai nyapu*. Entah kenapa beberapa bulan terakhir saya lagi malas dan nggak mood buat nulis. Lagi banyak kerjaan yang harus dikerjakan *sok sibuk pdahal juga entah apa yang dikerjakan >.<”*.  Hmmm….sebenarnya bukan sok sibuk tapi karena saya ini termasuk orang yang gampang-gampang susah buat mengumpulkan mood nulis. Mood saya nggak mau datang di sembarang tempat *ceileh*.  Dan buat saya, tempat paling nyaman nulis ya di kos. Di kamar saya yang sempit yang ukurannya cuma 2,2 x 2,2 meter *busyet, sempit amat yak? * Biar sempit gitu, kamar saya adalah tempat ternyaman. Kamar kos saya adalah istana saya. Dunia di mana sayalah yang menjadi penguasa.  Di kamar itu pula ide-ide saya lebih sering muncul. Apalagi kalau jaringan internet yang berasal dari modem zadul saya mengalir lancar, wah…buat saya itu adalah surga dunia terkecil.  Lebay ya? hehehe….biarin aja ya…ini kan rumah saya, bebas dong mau ngapain aja hihihii :P

Nah, ngomongin soal tempat tinggal, kos saya merupakan rumah ke-2 bagi saya. Sebagaimana layaknya fungsi rumah, kos saya merupakan tempat saya kembali setelah berjibaku dengan segala rutinitas  saya di luar.  Tempat saya melepas lelah dan letih serta segala kepenatan.  Mungkin kos saya bukanlah rumah atau tempat yang paling bagus ataupun mewah. Namun buat saya kos saya adalah rumah ternyaman setelah rumah orang tua saya tentunya.

Terletak di lantai 2, bagian yang paling saya suka dari kamar saya adalah jendela kamar saya. Yup, soalnya kamar saya merupakan salah satu kamar paling strategis (versi saya). Alasannya??? Karena kamar saya punya jendela yang menghadap keluar, sehingga saya bisa memandang hujan dari tempat tidur saya yang berada di samping jendela. Buat saya, itu adalah anugrah tersendiri. 

Alasan lainnya kenapa saya nyaman dengan kos saya sekarang Lanjut membaca